Biodata Dr. Syarif, MA

Dr Syarif MA

S y a r i f, lahir  di Ketapang , Kalimantan Barat, pada 24 Mei 1971 dari ayahnya bernama Satimin dan Ibunya bernama Saliyeh. Sosok yang hidup di lingkungan keberagamaan yang fanatik kitab  kuning (gundul) ini, setelah tamat dari PGAN Pontianak  1991 melanjutkan ke strata satu dan memilih Jurusan Bahasa Arab pada Fakultas Tarbiyah Pontianak,  IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Setelah menjadi lulusan tercepat di kelasnya pada tahun 1996 ia menjadi Dosen Luar Biasa di almamaternya hingga diangkat menjadi PNS Dosen di almamater yang sama yaitu STAIN Pontianak pada tahun 1998. Pada tahun 1999 ia lulus menjadi peserta Program Magister (S2) Jurusan Tafsir-Hadis pada Program Pascasarjana IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Setelah menyelesaikan Magisternya pada tahun 2003 ia lengsung diterima sebagai peserta Program Doktor pada almamaternya yang sekarang bernama Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.Dosen Tafsir yang dikukuhkan sebagai Doktor dalam bidang Ilmu Agama Islam konsentrasi Tafsir pada 07 Oktober 2009 ini, semasa menjadi mahasiswa aktif dan menjadi pengrus pada organisasi intra dan ekstra kampus. Di intra kampus ia menjadi Ketua Senat Mahasiswa pada tahun 1994-1995 dan menjadi Ketua Umum Forum Mahasiswa Pascasarjan UIN Syarif Hidayatullah 2004-2005. Di ekstra kampus ia pernah aktif sebagai anggota Pelajar Islam Indonesia dan menjadi aktifis HMI mulai dari komisariat, Cabang Pontianak, hingga Wasekjend Ekstern PB HMI 2004-2005. Di Ormas, ia aktif di Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, ICMI, dan beberapa ormas Islam lainnya baik di Pontianak maupun di Jakarta. Kini selain menjalani profesinya sebagai Dosen tetap STAIN Pontianak dan mengajar di beberapa Perguruan Tinggi di Pontianak dan di Jakarta, ia sebagai Direktur Lembaga Pengembangan Studi dan Informasi (LPSI) Jakarta dan Direktur Qur`anic Studies Center (QSC) Pontianak.
Di samping sebagai aktifis dan pengajar, ayah enam orang anak ini aktif menulis publikasi ilmiah pada beberapa media masa daerah dan nasional, majalah, jurnal, dan tabloit nasional, selain itu ia aktif diundang menjadi pembicara tentang karakter anak bangsa dan Islamic Inner Capacity di seminar-seminar dan temu akademisi baik tingkat nasional maupun internasional. Ia juga telah menorehkan ide-ide ilmiahnya pada beberapa buku karyanya, di antaranya: Pendidikan Integralistik (Pemikiran dan Pergerakan Muhammad Natsir), Pontianak, STAIN Press, 2003; Berdampingan Dengan Nasrani Sudut Pandang Al-Qur`ân, Jakarta, Korpus, 2004; Guru Sejati (Setetes Embun Ilahi Tuntunan Syuyûkh al-Naqsyabandî al-Haqqânî), Jakarta, LPSI, 2009; Konsep Interaksi Sosial Muslim-Kristiani: Membangun Harmonisasi Dalam Perspektif al-Qur`an, Jakarta, LPSI, 2009; Menyimak Pesan Kependidikan M. Natsir, Jakarta, Katayuk, 2009; menyunting Al-Qur`ân dalam Arus Globalisasi dan Modernitas, Jakarta, LPSI, 2004; Memfungsikan Petunjuk al-Qur`an, Jakarta, Katayuk, 2009; kontributor Pluralisme Humanistik, dalam Pluralisme dalam Sorotan, Pontianak, Fordialam & STAIN Press, 2009; Harmonisasi Antar Agama: argumen dalam wacana tafsir fikih dan tafsir sufistik, Jakarta, Katayuk, 2009; Argument Hubungan Antar Agama (tafsir Fiqh Vs Tafsir Sufistik), Pontianak, STAIN Press, 2011; Prngantar Ulum al-Qur`an, Pontianak, STAIN Press, 2011; dan buku di tangan anda saat ini: Tafsir Tarbawi (Mengenal Ontologi Berbasis Hikmah), Pontianak, STAIN Press, 2011. Khusus bukunya yang terbaru ini ia namakan bukan karya pikirnya berbasis epistemologis melainkan salinan dari sebuah telaga hikmah yang ia terima dalam kajian-kajian ontologis yang diikutinya.

 

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>